Translate

Sabtu, 14 Maret 2015

ISTILAH-ISTILAH YANG ADA DIINTERNET



ISTILAH-ISTILAH YANG ADA DIINTERNET
         ADN - Advanced Digital Network. Biasanya merujuk kepada saluran leased line berkecepatan 56Kbps.

        ADSL - Asymetric Digital Subscriber Line. Sebuah tipe DSL dimana upstream dan downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda.
Dalam hal ini, downstream biasanya lebih tinggi. Konfigurasi yang umum memungkinkan downstream hingga 1,544 mbps (megabit per detik) dan 128 kbps (kilobit per detik) untuk upstream. Secara teori, ASDL dapat melayani kecepatan hingga 9 mbps untuk downstream dan 540 kbps untuk upstream.

        Anonymous FTP - Situs FTP yang dapat diakses tanpa harus memiliki login tertentu. Aturan standar
dalam mengakses Anonymous FTP adalah dengan mengisikan "Anonymous" pada isian Username dan alamat email sebagai password.

        ARPANet - Advanced Research Projects Agency Network. Jaringan yang menjadi cikal-bakal terbentuknya
Internet. Dibangun pada akhir dasawarsa 60-an hingga awal dasawarsa 70-an oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebagai percobaan untuk membentuk sebuah jaringan berskala besar (WAN) yang menghubungkan komputer-komputer di berbagai lokasi dengan sistem yang berbeda-beda pula namun dapat diakses sebagai sebuah kesatuan untuk dapat saling memanfaatkan resource masing-masing.

        ASCII - American Standard Code for Information Interchange. Standar yang berlaku di seluruh dunia untuk kode berupa angka yang merepresentasikan karakter-karakter, baik huruf, angka, maupun simbol yang digunakan oleh komputer. Terdapat 128 karakter standar ASCII yang masing-masing direpresentasikan oleh tujuh digit bilangan biner mulai dari 0000000 hingga 1111111.

       Backbone - Jalur berkecepatan tinggi atau satu seri koneksi yang menjadi jalur utama
dalam sebuah network.

        Bandwidth - Besaran yang menunjukkan banyaknya data yang dapat dilewatkan di suatu saluran komunikasi pada network
dalam satuan waktu tertentu.

        Binary - Biner. Yaitu informasi yang seluruhnya tersusun atas 0 dan 1.
Istilah ini biasanya merujuk pada file yang bukan berformat teks, seperti halnya file grafis.

        Bit - BInary digit.. Satuan
terkecil dalam komputasi, terdiri dari sebuah besaran yang memiliki nilai antara 0 atau 1.

       bps - Bit Per Seconds. Ukuran yang menyatakan seberapa cepat data dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

       Broadband - Saluran transmisi data dengan kecepatan tinggi serta kapasitas bandwidth yang lebih besar daripada saluran telepon konvensional.

       Browser - Sebutan untuk perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengakses World Wide Web

       Byte - Sekumpulan bit yang merepresentasikan sebuah karakter tunggal. Biasanya 1 byte akan terdiri dari 8 bit, namun bisa juga lebih, tergantung besaran yang digunakan.
          CGI - Common Gateway Interface. Sekumpulan aturan yang mengarahkan bagaimana sebuah server web berkomunikasi dengan sebagian software dalam mesin yang sama dan bagaimana sebagian dari software (CGI Program) berkomunikasi dengan server web. Setiap software dapat menjadi sebuah program CGI apabila software tersebut dapat menangani input dan output berdasarkan standar CGI. cgi-bin - Nama yang umum digunakan untuk direktori di server web dimana program CGI disimpan.

        Chat - Secara harfiah, chat dapat diartikan sebagai obrolan, namun
dalam dunia internet, istilah ini merujuk pada kegiatan komunikasi melalui sarana baris-baris tulisan singkat yang diketikkan melalui keyboard.
        DNS - Domain Name Service. Merupakan layanan di Internet untuk jaringan yang menggunakan TCP/IP. Layanan ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan alamat IP (IP address). Singkatnya DNS melakukan konversi dari nama ke angka. DNS dilakukan secara desentralisasi, dimana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki domain sendiri. Masing-masing memberikan servis DNS untuk domain yang dikelola.

       DSL - Digital Subscriber Line. Sebuah metode transfer data melalui saluran telepon reguler. Sirkuit DSL dikonfigurasikan untuk menghubungkan dua lokasi yang spesifik, seperti halnya pada sambungan Leased Line (DSL berbeda dengan Leased Line). Koneksi melalui DSL jauh lebih cepat dibandingkan dengan koneksi melalui saluran telepon reguler walaupun keduanya sama-sama menggunakan kabel tembaga. Konfigurasi DSL memungkinkan upstream maupun downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda (lihat ASDL) maupun
dalam kecepatan sama (lihat SDSL). DSL menawarkan alternatif yang lebih murah dibandingkan dengan ISDN.

       Download -
Istilah untuk kegiatan menyalin data (biasanya berupa file) dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah network ke komputer lokal. Proses download merupakan kebalikan dari upload.

        Downstream -
Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari upstream.

        Email - Electronic Mail. Pesan, biasanya berupa teks, yang dikirimkan dari satu alamat ke alamat lain di jaringan internet. Sebuah alamat email yang mewakili banyak alamat email sekaligus disebut sebagai mailing list. Sebuah alamat email biasanya memiliki format semacam username@host.domain, misalnya: myname@mydomain.com.

        Firewall - Kombinasi dari hardware maupun software yang memisahkan sebuah network menjadi dua atau lebih bagian untuk alasan keamanan.

        FTP - File Transfer Protocol. Protokol standar untuk kegiatan lalu-lintas file (upload maupun download) antara dua komputer yang terhubung dengan jaringan
internet. Sebagian sistem FTP mensyaratkan untuk diakses hanya oleh mereka yang memiliki hak untuk itu dengan mengguinakan login tertentu. Sebagian lagi dapat diakses oleh publik secara anonim. Situs FTP semacam ini disebut Anonymous FTP.
     Gateway - Dalam pengertian teknis, istilah ini mengacu pada pengaturan hardware maupun software yang menterjemahkan antara dua protokol yang berbeda. Pengertian yang lebih umum untuk istilah ini adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem lain yang terhubung dalam sebuah network.
        GPRS - General Packet Radio Service. Salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel). Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia.

        Home Page/Homepage - Halaman muka dari sebuah situs web. Pengertian lainnya adalah halaman default yang diset untuk sebuah browser.

        Host - Sebuah komputer
dalam sebuah network yang menyediakan layanan untuk komputer lainnya yang tersambung dalam network yang sama.

        HTML - Hypertext Markup Language, merupakan salah satu varian dari SGML yang dipergunakan
dalam pertukaran dokumen melalui protokol HTTP.

       HTTP - Hyper Text Transfer Protocol, protokol yang didisain untuk mentransfer dokumen HTML yang digunakan
dalam World Wide Web.

       IMAP
- Internet Message Access Protocol. Protokol yang didisain untuk mengakses e-mail. Protokol lainnya yang sering digunakan adalah POP.

       Internet - Sejumlah besar network yang membentuk jaringan inter-koneksi (Inter-connected network) yang terhubung melalui protokol TCP/IP. Internet merupakan kelanjutan dari ARPANet.dan kemungkinan merupakan jaringan WAN yang terbesar yang ada saat ini.

       Intranet - Sebuah jaringan privat dengan sistem dan hirarki yang sama dengan
internet namun tidak terhubung dengan jaringan internet dan hanya digunakan secar internal.
        IP Address - Alamat IP (Internet Protocol), yaitu sistem pengalamatan di network yang direpresentasikan dengan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255.

 

          ISDN - Integrated Services Digital Network. Pada dasarnya, ISDN merupakan merupakan jalan untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik). Tidak seperti DSL, ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon, sepanjang lokasi tersebut juga terhubung dengan jaringan ISDN.

        ISP -
Internet Service Provider. Sebutan untuk penyedia layanan internet.

        Leased Line - Saluran telepon atau kabel fiber optik yang disewa untuk penggunaan selama 24 jam sehari untuk menghubungkan satu lokasi ke lokasi lainnya. Internet berkecepatan tinggi biasanya menggunakan saluran ini.

        Login - Pengenal untuk mengakses sebuah sistem yang tertutup, terdiri dari username (juga disebut login name) dan password (kata kunci).

        Mailing List - Juga sering diistilahkan sebagai milis, yaitu sebuah alamat email yang digunakan oleh sekelompok
pengguna internet untuk melakukan kegiatan tukar menukar informasi. Setiap pesan yang dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Milis umumnya dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi diantara para anggotanya.

        MIME - Multi Purpose
Internet Mail Extensions. Ekstensi email yang diciptakan untuk mempermudah pengiriman berkas melalui attachment pada email.

      MTA - Mail Transport Agent. Perangkat lunak yang bekerja mengantarkan e-mail kepada user. Adapun program untuk membaca e-mail dikenal dengan
istilah MUA (Mail User Agent).
       Network - Dalam terminologi komputer dan internet, network adalah sekumpulan dua atau lebih sistem komputer yang digandeng dan membentuk sebuah jaringan. Internet sebenarnya adalah sebuah network dengan skala yang sangat besar.

     NNTP - Network News Transfer Protocol. Protokol yang digunakan untuk mengakses atau transfer artikel yang diposkan di Usenet news. Program pembaca news (news reader) menggunakan protokol ini untuk mengakses news. NNTP bekerja di atas protokol TCP/IP dengan menggunakan port 119.

       Node - Suatu komputer tunggal yang tersambung
dalam sebuah network.

     Packet Switching - Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data
dalam jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal dan tujuan dari paket data tersebut. Hal ini memungkinkan sejumlah besar potongan-potongan data dari berbagai sumber dikirimkan secara bersamaan melalui saluran yang sama, untuk kemudian diurutkan dan diarahkan ke rute yang berbeda melalui router.
     PERL - Sebuah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Larry Wall yang sering dipakai untuk mengimplementasikan script CGI di World Wide Web. Bahasa Perl diimplementasikan dalam sebuah interpreter yang tersedia untuk berbagai macam sistem operasi, diantaranya Windows, Unix hingga Macintosh.

       POP - Post Office Protocol. Protokol standar yang digunakan untuk mengambil atau membaca email dari sebuah server. Protokol POP yang terakhir dan paling populer digunakan adalah POP3. Protokol lain yang juga sering digunakan adalah IMAP. Adapun untuk mengirim email ke sebuah server digunakan protokol SMTP.

       PPP - Point to Point Protocol. Sebuah protokol TCP/IP yang umum digunakan untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke
internet melalui saluran telepon dan modem.

       PSTN - Public Switched Telephone Network. Sebutan untuk saluran telepon konvensional yang menggunakan kabel.

       RFC - Request For Comments. Sebutan untuk hasil dan proses untuk menciptakan sebuah standar
dalam internet. Sebuah standar baru diusulkan dan dipublikasikan di internet sebagai sebuah Request For Comments. Proposal ini selanjutnya akan di-review oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sebuah badan yang mengatur standarisasi di internet. Apabila standar tersebut kemudian diaplikasikan, maka ia akan tetap disebut sebagai RFC dengan referensi berupa nomor atau nama tertentu, misalnya standar format untuk email adalah RFC 822.

        Router - Sebuah komputer atau paket software yang dikhususkan untuk menangani koneksi antara dua atau lebih network yang terhubung melalui packet switching. Router bekerja dengan melihat alamat tujuan dan alamat asal dari paket data yang melewatinya dan memutuskan rute yang harus digunakan oleh paket data tersebut untuk sampai ke tujuan.

      
        SDSL - Symmetric Digital Subscriber Line. Salah satu tipe DSL yang memungkinkan transfer data untuk upstream maupun downstream berjalan pada kecepatan yang sama. SDSL umumnya berkerja pada kecepatan 384 kbps (kilobit per detik).

       SGML - Standard Generalized Markup Language. Nama populer dari ISO Standard 8879 (tahun 1986) yang merupakan standar ISO (International Organization for Standarization) untuk pertukaran dokumen secara elektronik
dalam bentuk hypertext.

       SMTP - Simple Mail Transfer Protocol. Protokol standar yang digunakan untuk mengirimkan email ke sebuah server di
jaringan internet. Untuk keperluan pengambilan email, digunakan protokol POP.

      TCP/IP - Transmission Control Protocol
/Internet Protocol. Satu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. TCP/IP harus dapat bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

      Telnet - Perangkat lunak yang didesain untuk mengakses remote host dengan terminal yang berbasis teks, misalnya dengan emulasi VT100.

       UDP - User Datagram Protocol. Salah satu protokol untuk keperluan transfer data yang merupakan bagian dari TCP/IP. UDP merujuk kepada paket data yang tidak menyediakan keterangan mengenai alamat asalnya saat paket data tersebut diterima.

       Upload - Kegiatan pengiriman data (berupa file) dari komputer lokal ke komputer lainnya yang
terhubung dalam sebuah network. Kebalikan dari kegiatan ini disebut download.

       Upstream
- Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain yang terhubung melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari downstream.


        URI - Uniform Resource Identifier. Sebuah alamat yang menunjuk ke sebuah resource di internet. URI biasanya terdiri dari bagian yang disebut skema (scheme) yang diikuti sebuah alamat. URI diakses dengan format skema://alamat.resource atau skema:alamat.resource. Misalnya, URI http://yahoo.com menunjukkan alamat resource yahoo.com yang dipanggil lewat skema HTTP Walaupun HTTP adalah skema yang sering digunakan, namun masih tersedia skema-skema lain, misalnya telnet, FTP, News, dan sebagainya.

      URL - Uniform Resource Locator.
Istilah ini pada dasarnya sama dengan URI, tetapi istilah URI lebih banyak digunakan untuk menggantikan URL dalam spesifikasi teknis.

      Usenet - Usenet news, atau dikenal juga dengan nama "Net news", atau "news" saja, merupakan sebuah buletin board yang sangat besar dan tersebar di seluruh dunia yang dapat digunakan untuk bertukar artikel. Siapa saja dapat mengakses Usenet news ini dengan program-program tertentu, yang biasanya disebut newsreader. Akses ke server news dapat dilakukan dengan menggunakan protokol NNTP atau dengan membaca langsung ke direktori spool untuk news yaitu direktori dimana artikel berada (cara terakhir ini sudah jarang dilakukan).

     UUENCODE - Unix to Unix Encoding. Sebuah metode untuk mengkonfersikan
file dalam format Biner ke ASCII agar dapat dikirimkan melalui email.

     VOIP - Voice over IP. VoIP adalah suatu mekanisme untuk melakukan pembicaraan telepon (voice) dengan menumpangkan data dari pembicaraan
melalui Internet atau Intranet (yang menggunakan teknologi IP).

     VPN - Virtual Private Network.
Istilah ini merujuk pada sebuah network yang sebagian diantaranya terhubung dengan jaringan internet, namun lalu lintas data yang melalui internet dari network ini telah mengalami proses enkripsi (pengacakan). Hal ini membuat network ini secara virtual "tertutup" (private).



       WAP - Wireless Application Protocol. Standar protokol untuk aplikasi wireless (seperti yang digunakan pada ponsel). WAP merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard). WAP berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps. Belakangan juga dikembangkan protokol GPRS yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan WAP.

       Webmail - Fasilitas pengiriman, penerimaan, maupun pembacaan email melalui sarana web.

      Wi-Fi - Wireless Fidelity. Standar industri untuk transmisi data secara nirkabel (wireless) yang dikembangkan menurut standar spesifikasi IEEE 802.11.

      World Wide Web - Sering disingkat sebagai WWW atau "web" saja, yakni sebuah sistem dimana informasi
dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh perangkat lunak yang disebut browser. Informasi di web pada umumnya ditulis dalam format HTML. Informasi lainnya disajikan dalam bentuk grafis (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World). WWW dijalankan dalam server yang disebut HTTPD.
http://alamo432.tripod.com/imagelib/sitebuilder/layout/spacer.gif

Kamis, 12 Maret 2015

MENINGKATKAN MINAT DAN KETERAMPILAN MEMBACA


MAKALAH
MENINGKATKAN MINAT DAN KETERAMPILAN MEMBACA

Dosen Pengampu : Drs. Suwandi M. Pd


Disusun oleh:
Tiyas Afriyani (1401412413)
Rombel 031





PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013


KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas izin-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini berisikan informasi tentang upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada pembaca sekalian.
Saya menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu segala kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berperan dalam memberikan motivasi saya dalam menyusun makalah ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha baik kita, Aamiin.


Tegal, 15 April 2013   

                                                                                                            Penyusun








DAFTAR ISI

Kata Pengantar-------------------------------------------------------------- i
Daftar Isi------------------------------------------------------------------- ii
Bab I Pendahuluan
A.    Latar Belakang----------------------------------------------------- 1
B.     Rumusan Masalah--------------------------------------------------- 2
C.     Tujuan Penulisan---------------------------------------------------- 2
D.    Manfaat Penulisan-------------------------------------------------- 2
Bab II Pembahasan
A.    Pengertian Membaca------------------------------------------------ 4
B.     Tujuan Membaca---------------------------------------------------- 5
C.     Manfaat Membaca-------------------------------------------------- 6
D.    Pembinaan Kegiatan Membaca Melalui Pembelajaran BI---------- 7
E.     Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa--------------------------- 8
Bab III Penutup
A.    Kesimpulan--------------------------------------------------------- 12
B.     Saran--------------------------------------------------------------- 12


 
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran penting yang diajarkan dalam semua tingkat tataran pendidikan. Di dalamnya terdapat empat keterampilan yang harus dikembangkan guru kepada peserta didiknya. Adapun empat keterampilan tersebut yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dari empat keterampilan ini, keterampilan membaca merupakan salah satu keterampilan yang berpengaruh dalam proses meningkatkan kemampuan peserta didik.
Melalui membaca, siswa bisa menggali bakat dan potensi mereka, memacu peningkatan daya nalar, melatih konsentrasi, dan peningkatan prestasi sekolah. Melalui kegiatan membaca siswa bisa sekaligus mempelajari mata pelajaran yang lain, dan melalui kegiatan membaca siswa mampu mengetahui segala jenis informasi yang berkembang di sekitarnya dan mengolahnya sebagai ilmu pengetahuan yang dapat diaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
Mengingat begitu banyak hal yang bisa siswa peroleh dari kegiatan membaca, maka jelas bahwa membaca sangat penting bagi siswa apalagi bila menjadi budaya. Tetapi pada kenyataannya kegiatan membaca masyarakat di Indonesia khususnya para peserta didik masih membutuhkan pembinaan lebih. Minat membaca masyarakat Indonesia masih rendah dan  belum dijadikan sebuah kebiasaan.

B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka dapat dirumuskan masalahnya adalah:
1.      Apakah yang dimaksud dengan membaca?
2.      Apa tujuan dari kegiatan membaca?
3.      Apa saja manfaat dari kegiatan membaca?
4.      Bagaimana cara membina kegiatan membaca melalui pembelajaran Bahasa Indonesia?
5.      Apa saja upaya untuk meningkatkan minat baca siswa di sekolah?
C.    Tujuan Penulisan
Sejalan dengan permasalahan yang telah diuraikan di atas, maka tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui:
1.        Agar kita mengetahui pengertian dari membaca.
2.        Agar kita dapat menjelaskan tujuan dari kegiatan membaca.
3.        Agar kita mengetahui menfaat-manfaat dari kegiatan membaca.
4.        Agar kita sebagai guru dapat membina kegiatan membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
5.        Agar kita mengetahui upaya-upaya dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah.
D.    Manfaat penulisan
Hasil penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat:
a.       Memberikan masukan tentang upaya peningkatan kualitas belajar dan hasil belajar siswa terutama dalam peningkatan minat membaca siswa dengan cara yang disenagi oleh siswa serta menambah wawasan dan pengetahuan kepada guru dalam mengatasi permasalahan yang timbul dalam kegiatan belajar mengajar.
b.      Diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang baru kepada siswa dan memberikan pemahaman bahwa belajar itu tidak membosankan tetapi menyenangkan sehingga tumbuh minat untuk belajar dengan sungguh-sungguh dalam benak siswa.
c.       Diharapkan dapat memberikan masukan yang positif bagi Sekolah sehingga Sekolah dapat memperbaiki kualitas setiap siswa lulusan sekolah tersebut.
d.      Diharapkan dapat memberikan masukan dalam upaya untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dalam pelaksanaan pendidikan di Sekolah.
e.       Dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang penggunaan media buku cerita bergambar dalam peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa di sekolah dasar, dengan demikian kita sebagai pendidik dapat menggunakan media tersebut pada saat kita mengajar.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Membaca
Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa tulis (Hodgson dalam Tarigan 1986:7). Membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya sekadar melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif (Crawley dan Mountain dalam Nanang 2009). Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang termasuk di Secara linguistik, membaca merupakan proses pembacaan sandi (decoding process). Artinya dalam kegiatan membaca ada upaya untuk menghubungkan kata-kata tulis (written word) dengan makna bahasa lisan (oral language meaning). Dengan kata lain Anderson dalam Tarigan (1986:7) mengatakan bahwa kegiatan membaca merupakan kegiatan mengubah tulisan/ cetakan menjadi bunyi-bunyi yang bermakna.
Dalam kegiatan membaca ternyata tidak cukup hanya dengan memahami apa yang tertuang dalam tulisan saja, sehingga membaca dapat juga dianggap sebagai suatu proses memahami sesuatu yang tersirat dalam yang tersurat (tulisan). Artinya memahami pikiran yang terkandung dalam kata-kata yang tertulis. Hubungan antara makna yang ingin disampaikan penulis dan interpretasi pembaca sangat menentukan ketepatan pembaca. Makna akan berubah berdasarkan pengalaman yang dipakai untuk menginterpretasikan kata-kata atau kalimat yang dibaca (Anderson dalam Tarigan 1986:8).
Jadi, dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa membaca merupakan kegiatan mengeja atau melafalkan tulisan didahului oleh kegiatan melihat dan memahami tulisan. Kegiatan melihat dan memahami merupakan suatu proses yang simultan untuk mengetahui pesan atau informasi yang tertulis. Membutuhkan suatu proses yang menuntut pemahaman terhadap makna kata-kata atau kalimat yang merupakan suatu kesatuan dalam pandangan sekilas dalam retorika seperti keterampilan berbahasa yang lainnya (berbicara dan menulis) (Tarigan 1984: 4).
B.     Tujuan Membaca
Dengan membaca kita dapat mengetahui peristiwa-peristiwaa waktu lampau atau waktu sekarang ditempat lain atau berbagai cerita yang menarik tentang kehidupan di dunia ini. Beberapa tujuan membaca:
1. Membaca untuk memperoleh perincian-perincian atau fakta-fakta (reading for details or facts). Membaca tersebut bertujuan untuk menemukan atau mengetahui penemuan-penemuan telah dilakukan oleh sang tokoh, untuk memecahkan masalah-masalah yang dibuat oleh sang tokoh.
2. Membaca untuk memperoleh ide-ide utama (reading for main ideas). Membaca untuk mengetahui topik atau masalah dalam bacaan. Untuk menemukan ide pokok bacaan dengan membaca halamn demi halaman. 
3. Membaca untuk mengetahui ukuran atau susunan, organisasi cerita (reading for sequenceor organization). Membaca tersebut bertujuan untuk mengetahui bagian-bagian cerita dan hubungan antar bagian-bagian cerita.
4. Membaca untuk menyimpulkan atau membaca inferensi (reading for inference). Pembaca diharapkan dapat merasakan sesuatu yang dirasakan penulis.
5. Membaca untuk mengelompokkan atau mengklasifikasikan (reading for classify). Membaca jenis ini bertujuan untuk menemukan hal-hal yang tidak wajar mengenai sesuatu hal (Anderson dalam Tarigan 1979:10).
6. Membaca untuk menilai atau mengevaluasai (reading to evaluate). Jenis membaca tersebut bertujuan menemukan suatu keberhasilan berdasarkan ukuran-ukuran tertentu. Membaca jenis ini memerlukan ketelitian dengan membandingkan dan mengujinya kembali. 
7. Membaca untuk memperbandingkan atau mempertentangkan (reading to compare or contrast). Tujuan membaca tersebut adalah untuk menemukan bagaimana cara, perbedaan atau persamaan dua hal atau lebih.
C.    Manfaat Membaca
Banyak manfaat yang diperoleh dari membaca. Dengan membaca siswa dapat memperluas cakrawala ilmu pengetahuan, menambah informasi bagi diri sendiri, meningkatkan pengetahuan serta menambah ide. Jadi jelas pengaruh bacaan sangat besar terhadap peningkatan cara berfikir seorang siswa. Menurut Gray & Rogers (dalam Zaif: 2011 ) menyebutkan beberapa manfaat membaca, antara lain:
1.      Meningkatkan pengembangan diri siswa
Dengan membaca siswa dapat meningkatkan ilmu pengetahuan, sehingga daya nalarnya berkembang dan berpandangan luas yang akan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain.
2.      Memenuhi tuntutan intelektual
Dengan membaca buku maupun sumber-sumber bacaan lain seperti surat kabar maupun berita dan artikel-artikel di internet, pengetahuan bertambah dan perbendaharaan kata-kata meningkat, pikir sehingga terpenuhi kepuasan intelektual.
3.      Memenuhi kepentingan hidup
Dengan membaca siswa akan memperoleh pengetahuan praktis yang berguna dalam kehidupan mereka sehari-hari.
4.      Meningkatkan minat siswa terhadap suatu bidang
Mengetahui hal-hal yang aktual, dengan membaca siswa dapat mengetahui peristiwa peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar maupun di seluruh dunia yang mungkin berhubungan materi pelajaran, sehingga siswa dapat menerapkan dengan kehidupan nyata.
D.    Pembinaan Kegiatan Membaca Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan siswa harus diiringi dengan minat membaca yang besar pula. Tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan membaca erat hubungannya dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Untuk itu peran guru dalam hal ini khususnya guru bahasa Indonesia harus mampu memotivasi siswa sehingga tumbuh kesadaran akan pentingnya membaca. Untuk menjaga agar motivasi dan dorongan untuk membaca selalu besar, maka pengajaran yang dilakukan guru harusnya berjalan dalam dua arus yang sejajar, yaitu:
1) guru membantu para siswa dalam membaca bahan-bahan yang menarik serta bermanfaat secepat mungkin.
2) guru secara sistematis mengajarkan hubungan-hubungan bunyi dan lambang yang diperlukan oleh siswa untuk memahami serta mendorong mereka untuk membaca sendiri (Finocchiaro and Bonomo, dalam Tarigan: 1990).
Melalui pembelajaran bahasa Indonesia membaca dapat dilakukan dengan berbagai teknik dan cara yang menarik. Pemilihan teknik membaca yang tepat dapat membuat membaca lebih efisien, efektif, serta menarik. Contoh kegiatan membaca yang menyenangkan dapat dilakukan saat pengajaran sastra di sekolah. Guru bahasa Indonesia bisa menyajikan bahan bacaan sastra yang dekat dengan lingkungan kehidupan sehari-hari siswa sehingga mampu menarik minat sekaligus meningkatkan kreativitas siswa.
Semakin terbiasa siswa disuguhi bahan bacaan yang menarik, maka kegiatan membaca akan dengan sendirinya menjadi sebuah kebiasaan. Bahan bacaan yang disuguhkan pun diusahakn mengangkat peristiwa yang aktual dan disesuaikan dengan usia peserta didik. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, guru dapat memanfaatkan perpustakaan sekolah. Untuk menunjang keberhasilan pengajaran bahasa Indonesia, perpustakaan sekolah merupakan salah satu syarat yang perlu diperhatikan dan tidak dapat ditawar-tawar pengadaannya (Badudu: 1988).
Untuk memancing kebiasaan membaca maka guru dapat menugasi murid-muridnya secara teratur dan tetap membaca buku dalam jumlah tertentu setiap minggu atau tiap bulan. Tentu pengawasan guru diperlukan pada proses ini dengan cara selalu memriksa kembali apakah buku yang dipinjam itu dibaca oleh siswa atau tidak. Guru juga bisa mengingatkan siswa untuk mengaplikasikan teknik-teknik membaca yang efesien saat siswa membaca diperpustakaan, sehingga dengan waktu yang tidak terlalu banyak siswa tetap bisa menangkap atau memahami apa yag dibacanya.
Setiap guru bahasa harus dapat membantu serta membimbing para siswa untuk mengembangkan serta meningkatkan keterampilan-keterampilan yang mereka butuhkan saat mereka membaca, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam memahami apa yang dibacanya.  Menurut Tarigan (1986: 14) usaha yang dapat dilaksanakan adalah:
1.    Guru dapat menolong para siswa memperkaya kosa kata mereka dengan jalan:
a)      Memperkenalkan sinonim dan antonim kata-kata.
b)      Memperkenalkan imbuhan, yang mencakup awalan, sisipan, dan akhiran.
c)      Mengartikan kalimat atau kata yang abstrak.
2.    Guru dapat membantu para siswa untuk memahami makna, struktur kata, dan sebagainya dengan latihan seperlunya.
3.    Guru dapat menjamin serta memastikan pemahaman siswa dengan cara mislanya menanyakan apa ide pokok sebuah paragraf, atau menyuruh pelajar membuat rangkuman dari sebuah bacaan.
4.    Mengajarkan keterampilan-keterampilan pemahaman (comprehension skills) kepada para siswa.
5.    Membantu para siswa untuk meningkatkan kecepatan dalam membaca.

E.     Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa
Sebelum menentukan upaya yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan minat baca siswa, terlebih dahulu guru tersebut mengetahui penyebab rendahnya minat baca siswa. Sebagian besar penyebab rendahnya minat baca siswa di Indonesia antara lain:
1.      Masih rendahnya kemahiran membaca siswa di Sekolah.
2.      Sistem pembelajaran di Indonesia yang belum membuat siswa harus membaca buku lebih banyak lebih baik dan kurangnya minat siswa mencari pengetahuan lebih dari apa yang diajarkan.
3.      Banyaknya jenis hiburan, permainan dan tayangan televisi yang mengalihkan perhatian anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun dari buku.
4.      Banyaknya tempat hiburan yang menghabiskan waktu seperti taman hiburan, tempat karaoke, mall, play station.
5.      Budaya baca yang belum diwariskan oleh nenek moyang kita.
6.      Kesibukan orang tua.
7.      Sarana untuk memperoleh bacaan, seperti perpustakaan atau tamanbacaan yang masih aneh dan langka.
8.      Harga buku yang relatif masih mahal dan tidak sebanding dengan daya beli siswa atau masyarakat.
9.      Kondisi perpustakaan yang tidak memberikan iklim kondusif bagi tumbuhnya minat baca pengunjung.
10.  Belim adanya lembaga yang secara formal khusus menangani minat baca siswa atau masyarakat.
Dari berbagai penyebab rendahnya minat baca siswa tersebut, sebagai seorang guru dapat melakukan upaya-upaya yang bisa meningkatkan minat baca siswanya. Adapun peranan guru antara lain:
1.      Motivator
Guru menjadi seseorang yang mendorong dan memotivasi anak untuk mewujudkan minat baca yang tinggi.
2.      Dinamisator
Guru mengatur dan mengelolah semua kegiatan membaca anak dengan mendinamiskan seluruh sumber bacaan yang ada.
3.      Supervisor
Guru mengawasi proses membaca anak baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh agar anak merasa selalu ada yang mengawasinya.
4.      Konselor
Guru memberikan petunjuk-petunjuk untuk menciptakan suasana psikologis yang kondusif demi terwujudnya jiwa, semangat dan motivasi dalam membaca yang optimal.
5.      Evaluator
Guru memberikan respon terhadap seluruh kegiatan membaca anak dan menilai hasil bacaan anak dengan memberikan kesempatan untuk menyampaikan hasil pemahaman yang telah dibacanya.
Strategi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan minat baca siswa adalah:
1.      Proses pembelajaran mengarahkan kepada peserta didik untuk rajin membaca buku.
2.      Buku bacaan dikemas dengan gambar-gambar yang menarik.
3.      Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya minat baca peserta didik.
4.       Menumbuhkan minat baca sejak dini.
5.      Meningkatkan frekuensi pameran buku dpsetiap kota dengan melibatkan penerbit, LSM, perpustakaan, masyarakat pecinta buku dan sekolah-sekolah. Dengan mewajibkan siswa untuk berkunjung pada pameran buku tersebut.
Siswa juga perlu melakukan sesuatu agar dapat menumbuhkan dan selanjutnya meningkatkan minat bacanya sendiri dengan cara:
1.      Yakin bahwa gemar membaca merupakan hal yang terbaik untuk dapat bersaing di era global.
2.      Memiliki niat yang tulus untuk membaca.
3.      Sering mendatangi perpustakaan setiap mempunyai kesempatan.
4.      Menambah wawasan dengan menyisihkan uang lebih untuk membeli buku bukan mainan ataupun pulsa.
5.      Memulai membaca sebuah buku dengan membaca daftar isinya terlebih dahulu.
6.      Mencatat setiap kali ada informasi penting dari buku yang dibaca.
7.      Bersenang-senang dengan buku dan
8.      Menyampaikan informasi yang telah diperoleh setelah membaca buku kepada teman begitu pula sebaliknya.
Orang tua juga turut ikut serta meningkatkan dan menumbuhkan minat baca anak dengan cara:
1.      Menyediakan waktu luang untuk membacakan buku anak.
2.      Mengelilingi anak anda dengan buku bacaan yang sesuai usianya.
3.      Membuat waktu bersama anggota keluarga.
4.      Memberikan dukungan pada aktivitas membaca anaknya.
5.      Membiasakan anak pergi ke perpustakaan.
6.      Terus mengikuti perkembangan anak.
7.      Lebih perhatian dengan anak anda, apakah mereka bisa membaca dengan lancar atau tidak.
8.      Memakai cara yang bervariasi untuk menarik minat anak anda.
9.      Memperlihatkan antusias orang tua saat anak membaca buku bacaannya.
Ada beberapa faktor yang mendorong minat baca seseorang. Pertama faktor kebutuhan, orang memiliki minat untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Kedua faktor perasaan, perasaan sukses, senang, mendorong timbulnya minat sedangkan perasaan kecewa, gagal, menghambat atau bahkan menghilangkan minat seseorang. Selanjutnya faktor lingkungan, maksudnya minat dipengaruhi dorongan untuk diterima atau diakui oleh lingkungan. Meningkatkan minat baca bisa dilakukan oleh siapapun, baik itu guru, orang tua bahkan siswa itu sendiri.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Minat membaca adalah sumber motivasi yang kuat bagi seseorang untuk menganalisa dan mengingat serta mengevaluasi bacaan yang dibacanya, yang merupakan pengalaman belajar yang menggermbirakan dan akan mempengaruhi bentuk serta intensitas seseorang dalam menentukan cita-citanya di masa yang akan datang. Minat membaca merupakan bagian dari proses pengembangan diri yang harus senantiasa diasah sebab minat tidak diperoleh sejak lahir.
Membaca merupakan proses penyerapan informasi yang akan berpengaruh positif terhadap kreativitas seseorang. Siklus membaca sebenarnya merupakan siklus mengalirnya ide pengarang ke dalam diri pembaca yang pada gilirannya akan mengalir ke penjuru dunia melalui buku atau rekaman informasi lain.
B.     Saran
Saran kita sebagai calon guru harus lebih mengaktifkan kembali fungsi perpustakaan, sebab solusi terbaik dalam membuka jalan pikiran seseorang agar mereka mempunyai wawasan yang luas adalah dengan cara membaca. Oleh karena itu perpustakaan merupakan wacana baca yang mampu menyediakan beragam buku baik fiksi maupun nonfiksi, referensi atau nonbuku seperti majalah, koran, kaset serta alat peraga wajib dimiliki setiap sekolah.